Beranda

Kebanyakan orang menikmati kopi, tapi belum memahami jenis kopi arabika dan jenis kopi robusta

Kopi adalah minuman yang sangat digemari oleh banyak orang. Kebanyakan orang menikmati kopi di pagi hari atau saat sedang bersantai. Namun, kebanyakan orang belum memahami terkait jenis kopi yang ada di pasaran. Salah satunya adalah kopi robusta dan kopi arabika. Apa sih perbedaan antara keduanya? Setelah memahami dan mencoba jenis kopi, disini ditemukan beberapa perbedaan yang cukup menarik. Berikut adalah beberapa perbedaan kopi robusta dan kopi arabika yang perlu Anda ketahui.


1. Asal Usul

Kopi robusta dan kopi arabika memiliki asal usul yang berbeda. Kopi arabika merupakan jenis kopi pertama yang dikonsumsi oleh manusia, yang berasal dari Ethiopia. Kopi arabika kemudian disebarkan ke seluruh dunia oleh orang-orang Arab, yang juga memberikan nama spesiesnya, yaitu Coffea arabica. Kopi robusta, sebaliknya, merupakan jenis kopi yang baru ditemukan sekitar 100 tahun setelah kopi arabika, yang berasal dari Afrika Barat. Kopi robusta memiliki nama spesies Coffea canephora. Kopi robusta mulai populer di Indonesia karena dibudidayakan oleh Belanda untuk menggantikan kopi arabika yang terserang hama karat daun.

2. Kandungan Kafein

Salah satu perbedaan yang paling mencolok antara kopi robusta dan kopi arabika adalah kandungan kafeinnya. Kopi robusta memiliki kandungan kafein yang dua kali lebih banyak daripada kopi arabika. Kandungan kafein kopi robusta berkisar antara 2,2% hingga 2,7%, sedangkan kandungan kafein kopi arabika hanya sekitar 1,1% hingga 1,5%. Kandungan kafein yang tinggi membuat kopi robusta memiliki rasa yang lebih pahit, serta lebih efektif untuk meningkatkan energi dan kewaspadaan. Namun, kandungan kafein yang tinggi juga dapat menyebabkan efek samping, seperti insomnia, kecemasan, jantung berdebar, dan gangguan pencernaan.

3. Rasa dan Aroma

Kandungan kafein yang berbeda juga mempengaruhi rasa dan aroma kopi robusta dan kopi arabika. Kopi arabika memiliki rasa yang lebih halus, kompleks, dan beragam, karena memiliki kandungan gula dan asam yang lebih tinggi daripada kopi robusta. Hal ini merupakan salah satu yang menyebabkan cita rasa kopi arabika lebih menonjol daripada kopi robusta. Kopi arabika juga memiliki aroma yang lebih harum dan kaya, yang didominasi oleh buah-buahan, bunga, atau rempah-rempah. Kopi robusta, sebaliknya, memiliki rasa yang lebih sederhana, kasar, dan pahit, karena memiliki kandungan gula dan asam yang lebih rendah daripada kopi arabika. Kopi robusta juga memiliki aroma yang lebih tajam dan kacang-kacangan.

4. Penanaman dan Perawatan

Perbedaan lain antara kopi robusta dan kopi arabika adalah penanaman dan perawatannya. Kopi arabika merupakan tanaman yang lebih sensitif dan sulit dibudidayakan, karena membutuhkan lingkungan yang sejuk, lembab, dan berada di ketinggian 900-2000 meter di atas permukaan laut. Kopi arabika juga lebih rentan terhadap hama, penyakit, dan perubahan iklim. Kopi robusta, sebaliknya, merupakan tanaman yang lebih tahan banting dan mudah dibudidayakan, karena dapat tumbuh di dataran rendah, panas, dan kering, dengan ketinggian 200-800 meter di atas permukaan laut. Kopi robusta juga lebih tahan terhadap hama, penyakit, dan perubahan iklim.

5. Harga

Perbedaan terakhir antara kopi robusta dan kopi arabika adalah harganya. Kopi arabika memiliki harga yang lebih mahal daripada kopi robusta, karena memiliki kualitas rasa dan aroma yang lebih baik, serta produksi yang lebih rendah dan sulit. Kopi robusta memiliki harga yang lebih murah daripada kopi arabika, karena memiliki kualitas rasa dan aroma yang lebih rendah, serta produksi yang lebih tinggi dan mudah. Harga kopi arabika dan kopi robusta juga dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran pasar, yang dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi ekonomi, politik, dan sosial.


Kesimpulan

Kopi robusta dan kopi arabika adalah dua jenis kopi yang paling populer di dunia, tetapi memiliki banyak perbedaan. Perbedaan kopi robusta dan kopi arabika meliputi asal usul, kandungan kafein, rasa, aroma, penanaman, perawatan, dan harga. Kopi arabika memiliki kandungan kafein yang lebih rendah, rasa yang lebih halus, kompleks, dan rasa beragam, aroma yang lebih harum, penanaman yang lebih sulit, dan harga yang lebih mahal daripada kopi robusta. Kopi robusta memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi, rasa yang lebih pahit, aroma yang lebih tajam, penanaman yang lebih mudah, dan harga yang lebih murah daripada kopi arabika. Kedua jenis kopi ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga pilihan tergantung pada selera dan preferensi Anda.


Ngumpul bareng itu asiknya ngopi varska

Image